Notification

×

Iklan

Iklan

Mengetahui Wisata Alam dan Budaya Baduy

Rabu, 19 Februari 2025 | Februari 19, 2025 WIB | 0 Views




 

Wisata Saba Budaya Baduy

Orang-orang suku Baduy adalah orang Sunda yang tinggal di pedalaman Lebak. Suku Baduy memiliki daya tarik wisata karena keindahan alamnya yang masih terjaga dan nilai budayanya yang kuat. Saba berasal dari bahasa Baduy, yang berarti "silaturahmi". Dengan menggunakan istilah "budaya", perjalanan ke Baduy bergantung pada budaya dan kebiasaan masyarakat Baduy.

Budaya Saba Baduy berbeda dengan konsep wisata di mana pengelola destinasi hanya menawarkan layanan kepada wisatawan. Budaya Saba Baduy mengandung nilai kekeluargaan, kesopanan, dan ketaatan dalam menjaga adat. Ini mencerminkan asas kesetaraan dan sikap kekeluargaan masyarakat adat Baduy yang menyambut masyarakat luar dengan kultur Baduy sebagai landasannya.
 
 
 
 
 
 
 


 

Aturan Adat Wisata Saba Budaya Baduy


Ketika Saba Budaya Baduy, para pengunjung diharapkan mematuhi aturan-aturan yang berlaku, adapun aturan-aturan adat masyarakat Baduy adalah:

   - Tamu wajib Lapor 1x24 Jam Kepada Pos Pelayanan Ijin Saba Budaya Desa Kanekes.
   - Mengisi buku tamu yang telah di sediakan.
   - Menghargai serta menghormati adat istiadat masyarakat Baduy selama ada di wilayah Baduy.
   - Tidak membawa radio tape, serta tidak membunyikannya selama berada di wilayah Baduy.
   - Tidak membawa gitar atau memainkannya selama di wilayah baduy.
   - Tidak membawa alat pengeras suara untuk di wilayah (Baduy dalam Cibeo Cikeusik Cikartawan          dan hutan lindung)
   - Tidak membawa senapan angin atau sejenisnya.
   - Tidak membuang sampah sembarangan (Terutama dari bahan kaleng atau plastik)
   - Tidak membuang sampah dan sejenisnya kesungai.
   - Tidak membawa nasi kotak ke kawasan Baduy Luar maupun Baduy Dalam.
   - Tidak menggunakan Camera Drone di Kawasan Baduy.
   - Tidak membuang puntung rokok.
   - Tidak merusak tanaman seperti menebang pohon sembarangan atau mencabut tanaman selama di         Baduy.
   - Para pengunjung dilarang memasuki hutan larangan (hutan Lindung dan Hutan Tutupan)
   - Tidak membawa dan mengkonsumsi minuman yang memabukan.
   - Tidak membawa atau mengkonsumsi obat-obatan terlarang (Narkoba)
   - Tidak melanggar norma susila.
   - Menginap di Baduy wanita dan pria harus terpisah terkecuali suami istri.
   - Tidak menggunakan Sabun, Pasta gigi, dan Shampo, jika mandi di sungai (Khusus di Baduy Dalam)
   - Bagi orang kulit putih (Bukan orang Indonesia) dilarang memasuki kawasan Baduy Dalam.

 
 
 
 
 

Wisata Baduy, juga disebut sebagai "nyaba ka Baduy", adalah pengalaman yang luar biasa dan menarik bagi mereka yang mencari petualangan di Indonesia. Wisata Baduy berada di Provinsi Banten, tepatnya di Kabupaten Lebak. Anda dapat melihat kehidupan masyarakat Baduy yang benar-benar mempertahankan budaya dan tradisi mereka.

Selama berabad-abad, masyarakat Baduy, yang terdiri dari dua kelompok utama: Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar, telah memainkan peran penting dalam kehidupan di daerah ini. Mereka mengikuti cara hidup yang sederhana dan tradisional dan hidup dalam harmoni dengan alam. Masyarakat Baduy memiliki sistem sosial dan budaya yang berbeda, yang menarik para wisatawan, ilmuwan, dan antropolog untuk mempelajarinya.
 

 

 


 

×
Berita Terbaru Update